Tampilkan postingan dengan label burung hias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label burung hias. Tampilkan semua postingan

20 Desember 2017

Cara Paling Ampuh Memaster Burung Cendet/ Pentet/ Toet Dengan MP3

Cendet adalah burung predator yang sangat mempesona. burung ini terlihat gagah dan seram karena ciri fisiknya yang ada warna hitam di area mata. burung ini terkenal sangat agresif dan mudah sekali birahi apabila salah seting atau bertemu dengan burung lain. burung cendet juga terkenal dengan gaya saltonya dan suka miyik. oleh sebab itu para kicau mania harus benar-benar memahami burung cendet tersebut.
    Berikut ini adalah cara yang tepat untuk memaster burung cendet agar isian yang di master cepat di rekam oleh burung cendet tersebut.

1.  Carilah Cendet Anakan Sebisa Mungkin Jantan
   Cendet Anakan jantan akan lebih mudah dalam menerima dan merekam suara disekitarnya. walaupun burung yang dewasa juga dapat merekam suara tapi tingkat keberhasilan lebih besar di cendet anakan jantan.

2.  Waktu Pemasteran
     Waktu pemasteran sangat pengaruh untuk masuk tidaknya suara yang kita perdengarkan. oleh sebab itu pilih waktu yang tepat saat pemasteran dilakukan. Waktu yang sering kami lakukan saat pemasteran burung adalah saat malam hari dan siang hari. sebisa mungkin di perdengarkan saat waktu istirahat. Saat malam hari suara masteran bisa diperdengarkan pada jam 7 malam sampai pagi hari. dan saat siang hari waktu pemasteran bisa dilakukan jam 10 pagi sampai jam 3 sore. Diluar jam tersebut, cendet bisa kita gantang di teras rumah dengan krodong yang telah di buka. waktu diatas hanya simulasi saja, oleh sebab itu kami tekankan lagi sesuaikan dengan waktu senggang anda.

3.  Pengkrodongan
     Sebelum memaster cendet sebaiknya kandang di krodong terlebih dahulu sehingga burung akan merasa nyaman dan tidak banyak gerak. saat burung terdiam tersebut burung bisa lebih berkonsentrasi dalam mendengarkan suara masteran.

4.  Suara masteran
    Suara masteran yang akan diperdengarkan sebiaknya pilih yang bernada kasar dan mempunyai speed yang rapat atau bisa disesuakan dengan keinginan agan. Suara masteran yang paling banyak diburu oleh para penghobi khususnya burung cendet Seperti suara kuntilanak, tengkek buto, cucak jenggot, kolibri, walang kecek, prenjak, ciblek, whamhei, atau cecretan suara cucak ijo, kedasih atau bisa disesuaikan dengan suara kesukaan agan.

5.  Pola Pemasteran
Dalam hal ini kami menegaskan kembali pilihlah suara masteran yang sesuai dengan keinginan agan. kunci dari memaster burung adalah adanya suara jeda antara suara masteran yang satu dengan yang lainnya. waktu jeda tersebut bisa 1-2 menit. dengan adanya waktu jeda tersebut cendet bisa merekam dan mempelajari terlebih dahulu suara yang di perdengarkan sebelum suara lainnya diperdengarkan. Volume suara masteran sebaiknya jangan terlalu keras tetapi jelas dengan jara dari sumber suara kurang lebih 2 meter. saat memaster sebaiknya burung diperdengarkan 1-2 suara saja dan di ulang-ulang dengan adanya suara jeda bisa dilakukan 1-2 minggu. setelah itu suara masteran bisa kita ganti dengan suara lainnya. contohnya minggu pertama suara kuntil anak-suara jeda-suara kolibri-suara jeda. minggu kedua suara tengkek buto-suara jeda-suara ciblek-suara jeda. pola suara tersebut hanya contoh saja oleh sebab itu sesuaikan dengan suara yang agan senangi. tapi ingat carilah suara angkatan yang sekiranya kasar dan mempunyai speed rapat, karena dipercaya suara kasar dan speed rapat mempunyai nilai lebih di mata juri saat burung di lombakan.

6.  Lingkungan
   Tempatkan kandang di lingkungan yang sepi atau jarang lalu lalang orang atau suara yang mengagetkan. dengan tempat sepi tersebut cendet bisa berkonsentrasi dengan suara masteran yang diperdengarkan.

7.  Makanan Burung Berprotein Tinggi
  Berilah makanan berprotein tinggi agar nutrisi otak burung tercukupi sehingga bisa menambah kecerdasan si burung. pola makan yang benar akan mempengaruhi tumbuh kembang burung saat dewasa.

8.  Perawatan
  Saat cendet tidak dalam kondisi di masteri sebaiknya buka krodong dan tempatkan di tempat yang ramai lalu lalang orang sehingga menambah mental dari si burung. jangan lupa bersihkan kandang secara teratur (sesui waktu lenggang anda), jemur cendet saat pagi hari dan bisa dimandikan setiap hari saat pagi atau sore hari. pola perawatan burung cendet sebaiknya disesuaikan dengan waktu luang anda. Percayalah semua burung bisa berkicau/ gacor tetapi tingkat kegacoran akan berbeda-beda tergantung dari perawatan yang punya.

Dalam Segala hal apabila kita melakukan dengan sepenuh hati niscanya kita akan mendapatkan hasil yang membanggakan. Dengan memaster dan merawat burung secara konsisten burung akan lebih siap mental dan suara isian yang lebih bervariasi. dari segi masteran yang paling banyak digunakan khusunya untuk burung cendet adalah suara yang mempunyai speed yang rapat dan kasar seperti suara kuntilanak, tengkek buto, cucak jenggot, kolibri, walang kecek, prenjak, ciblek atau yang lainnya bisa disesuakan dengan keinginan si empu burung.
Read more ...

23 Maret 2017

14 Tips dan Trik Cara Memilih Murai Batu Bakalan Muda Hutan berkualitas Beserta Perawatannya

Murai Batu bakalan muda hutan merupakan murai batu hasil tangkapan hutan. Biasanya burung hasil tangkapan hutan rawan mati karena stres dan harus beradaptasi di dunia yang baru. Minggu pertama adalah waktu yang krusial dalam proses perawatan murai batu bakalan hutan.
Dalam hal memilih murai batu bakalan muda hutan berikut adalah tips dan trik agar kedepannya murai yang kita beli dapat menjadi kebanggaan kita saat akan dibawa ke arena lomba ataupun untuk kicauan di rumah saja.

1. Carilah yang berkelamin jantan
Untuk mengetahui ciri dari murai batu jantan secara lengkap bisa lihat disini

2. Pastikan burung dalam keadaan baik secara mental dan sehat secara fisik
Burung dikatakan baik secara mental (tidak stres berat) apabila burung tidak terlalu giras dan tidak sering menabrak ruji (Ngruji) serta bertengger dengan nyaman. Sedangkan burung dikatakan sehat apabila nafsu makannya baik, tidak ada yang terluka atau utuh secara fisik.

3. Pilihlah murai batu yang masih muda
Pemilihan murai batu yang masih muda diharapkan kedepannya lebih prospek karena proses pemasteran dan perawatannya lebih mudah dari pada yang sudah tua. Untuk melihat apakah murai batu masih muda atau yang sudah tua kita bisa melihat kaki burung apakah sudah medang dan kering atau belum medang dan masih basah (jangan dijadikan patokan pasti), lihat rongga mulut dari murai batu apabila berwarna lebih muda dan cerah menandakan burung tersebut masih muda dan apabila rongga mulut berwarna pekat atau gelap biasanya burung tersebut sudah berumur atau tua.

4. Perhatikan mata dari murai batu bakalan
Lihat dengan teliti apakah ada selaput putih di mata murai bakalan, apabila ada berarti murai tersebut terkena katarak dan bisa berakibat fatal kedepannya yaiutu kebutaan cari yang lain saja. Pilihlah murai batu yang mempunyai sorot mata yang tajam dan jernih, sebisa mungki cari yang mempunyai mata seperti mau keluar dari kelopak mata burung (Mata Besar dan Melotot), hal ini di percaya murai batu tersebut mempunyai mental tempur yang bagus.

5. Perhatikan kaki dari murai batu
Cari kaki yang berwarna hitam karena diperca mempunya mental yang bagus. Hindari kaki yang terkena penyakit kuit seperti kutil di bagian telapaknya dan tidak pincang biasanya ditandai dengan sering mengangkat kakinya. Pilih yang mempunyai cengkraman yang kuat saat di pegang, coba cengkramkan jari telunjuk anda pada kaki murai tersebut apabila terasa mempunyai cengkraman yang kuata menandakan burung murai bakalan tersebut mempunyai kualitas yang baik dan sehat.

6. Pilih burung murai batu bakalan yang mempunyai ekor utuh
Ekor dari burung murai batu bisa mengindikasikan asal daerah dari murai batu tersebut, dengan melihat secara seksama pola dari ekor murai batu sehingga kita tidak mudah tertipu oleh penjualnya. Berbeda dengan mura batu yang tanpa ekor sehingga kita tidak akan tahu asal daerah dari murai bakalan tersebut.

7. Perhatikan bentu paruh
Disarankan untuk memilih bentuk paruh murai batu bakalan muda hutan yang lebar, tebal, dan panjang. Bentuk paruh tersebut akan berpengaruh terhadap power suara murai batu. Jangan sampai memilih murai batu dengan paruh yang bengkok dan tidak proporsional. Cari yang mempunyai hidung yang dekat dengan mata.

8. Perhatikan bentuk kepala dari murai batu bakalan
Lihat dengan seksama bentuk dari kepala murai batu tersebut, pilihlah yang berbentuk datar atau ceper dibagian kepala atasnya sehingga terlihat kotak.

9. Pilih postur tubuh yang proporsional
Lihat dengan teliti bentu badan, leher, dan kaki dari burung murai batu bakalan tersebut. Cari yang mempunyai badan yang panjang, besar, dan mempunyai bulu yang mengkilap. Pilih juga yang mempunyai leher yang panjang dan berisi serta kaki yang pas dengan postur tubuh murai sehingga akan terlihat gagah saat berdiri, ini berpengaruh terhadap gaya dan power suara saat burung bertarung, ciri diatas di percaya burung murai tersebut mempunyai mental bagus dan suara yang keras dan kristal. Jangan pilih yang mempunyai badan dan leher yang pendek (tidak proporsional) karena dipercaya mempunyai mental yang jelek dan suara yang kurang bagus.

10. Lihat sayap dari murai batu bakalan
Pilih murai batu bakalan yang mempunyai sayap yang normal atau tidak turun salah satunya atau dua-duanya. Perhatikan dan pilih yang mempunyai sayap yang mengepit rapat saat dipegang. Buka sayap burung lihat dengan seksama apakah ada luka atau tidak di bagian sayapnya.

11. Perhatikan tingkah dari murai batu bakalan
Saat kita memegang burung murai batu bakalan pilih yang sering mematuk tangan kita, karena dipercaya mempunyai mental yang bagus.

12. Coba berikan jangkrik pada murai batu bakalan
Apabila murai batu bakalan mau mendekat saat kita memberikan jangkrik lewat tangan mendandakan murai batu tersebut mempunyai tingkat kesetresan yang minim dan mempunyai tingkat adaptasi yang bagus serta jiwa fighter yang hebat.

13. Perhatikan secara teliti daerah sekitar paruh dan rongga mulutnya
Teliti sebelum membeli daerah paruh dan tenggorokannya apakah ada luka atau tidak, karena kita sebagai pembeli tidak tahu proses penangkapan burung murai batu bakalan tersebut. Ditakutkan apabila adanya luka di daerah sekitar paruh atau tenggorokannya proses penangkapan burung tersebut dengan cara di pancing. Sehingga burung tersebut akan terinfeksi dari mata kail yang menancap di bagian tubuhnya. Jangan sampai kita memilih burung yang mengalami hal demikian. Karena biasanya burung tersebut akan bertahan hidup dalam hitungan hari saja.

14. Setelah kita sudah menentukan dan mbebeli burung bakalan murai muda hutan tersebut, sebaiknya kita juga membeli obat antibiotik untuk si burung dan langsung diberikan saat sampai dirumah. Hal tersebut untuk berjaga-jaga saja agar apabila ada bakteri yang masuk di dalam tubuh murai bisa diatasi sedini mungkin.


Itulah 14 tips dan trik dari pemilihan murai batu bakalan muda hutan. Semoga artikel diatas bermanfaat bagi anda yang akan hunting untuk membeli muria bakalan hutan. Adapun proses perawatan dari murai batu bakalan muda hutan sebagai berikut;

- 1Sebelum membeli burung bakalan sebaiknya kita sudah menyiapkan kandang yang lengkap dengan wadah pakan dan minumnya serta krodong kandang.

  2Setelah kita membeli burung bakalan murai batu muda hutan sebaiknya kita juga membeli pakan berupa     serangga (jangkrik, UK/UH dan kroto) dan voer yang halus, bisa juga ditambah dengan bubuk jangkri         atau bubuk kroto.

-  3. Setelah sampai dirumah kita bisa memasukan makanan berupa jangkrik (yang sudah dipotong kakinya), UK/UH atau kroto kedalam kandnag, dan jangan lupa memberi air minum juga. Dan juga jagan lupa memberi antibiotik kepada burung baik secara langsung ataupun bisa lewat air minumnya.

-  4. Apabila isi kandang sudah siap kita bisa memasukan burung murai batu bakalan ke dalam kandang dengan posisi krodong sudah dipasang dan yang di buka hanya bagian depan/ muka dari kandang.

-  5. Jauhkan dari keramaian lalu lalang orang. Gantang di tempat yang sepi dan krodong kandang agar burung tersebut merasa nyaman.

   6. Setelah beberapa jam kita memasukan burung bakalan kekandang kita bisa melihat kembali apakah pakan sudah habis atau belum, apabila habis kita bisa menambahkannya lagi dan kita krodong lagi kandang murai tersebut.

-  7. Saat pemberian pakan esok harinya kita lakukan dengan secara cepat sehingga burung tidak akan semakin stres. Setelah itu krodong kembali dan gantang di tempat sepi. Lakukan hal ini sampai paling tidak 3-7 hari. Minggu pertama adahal hari krusial dari burung bakalan yang kita pelihara.

-  8. Setelah 3-7 hari kita karantina burung murai bakalan tersebut saat pagi hari kita mandikan. Pemandian burung dilakukan saat sudah ada panas matahari, sebaiknya mandikan sampai basah kuyub, kita bisa menggunakan shampo burung agar lebih cepat proses pemandiannya dan kotoran di bulu burung akan hilang. Sebelum pemandian sebaiknya semua pakan kita ambil agar tidak kotor dan basah.

- 9. Saat burung sudah basah kuyub kita bisa membersihkan kandangnya dari kotoran burung.

- 10. Jemur burung di tempat yang rada sepi lalu lalang orang tapi harus tetap diawasi, karena burung ini masih rentan dari stres. Jangan lupa air minum burung tetap tersedia saat penjemuran. Jemur selama 15-60 menit saja. karena ini baru awal dari proses pemeliharaan.

- 11. Setelah penjemuran dan dirasa bulu sudah kering kita bisa memberikan pakan dan kita akan memulai proses pengevoeran burung bakalan tersebut. Gantang di tempat yang tidak terlalu ramai dan dalam keadaan krodong dibuka.

-  12. Setelah bulu burung benar-benar kering dan burung sudah mau makan makanan yang kita sediakan krodong kembali burung dan gantang di tempat semula. Ulangi hal tersebut dua hari kemudian tetapi penjemuran bisa dilakukan lebih lama.

- 13. Setelah dirasa burung murai batu bakalan nyaman (sudah beradaptasi) saat penjemuran sehabis mandi dan penggantangan bisa diletakan di dekat banyak lalu lalang orang dan buka krodong setiap harinya, hanya malam saja kita krodong agar istirahat dengan tenang. Hal tersebut merupaka salah satu proses penjinakan burung bakalan yang kita beli.

14. Setelah burung benar-benar beradaptasi kita bisa memandikannya 2x sehari pagi dan sore dilakukan setiap 2 hari sekali saja dan kita bisa melakukan proses pemasteran burung murai batu bakalan saat malam harinya (saat istirahat)

- 15. Untuk memancing agar burung tersebut gacor kita bisa menggantangkan burung di tempat sepi, karena ditempat sepi burung baklaan tidak akan malu-malu untuk mengeluarkan suaranya. Hal tersebut merupakan salah satu proses agar burung bakalan muda hutan cepat gacor.

Demikianlah cara perawatan harian pemeliharaan burung bakalan muda hutan. Perawatan harus dilakukan dengan sabar dan telaten agar hasil lebih maksimal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda sekalian. Salam Cah Kicau Mania Nusantara.
Read more ...
Designed By Published.. Blogger Templates
search